Senin, 03 November 2025

Perekonomian Dunia Menuju Arah Kebijakan Baru

 Perekonomian Dunia Menuju Arah Kebijakan Baru

Setelah dua tahun fokus mengendalikan inflasi, sejumlah bank sentral mulai mempertimbangkan perubahan arah kebijakan moneter. The Federal Reserve (AS), Bank of England, dan beberapa bank sentral Asia memberikan sinyal pemangkasan suku bunga secara bertahap.

Adapun tujuannya:

Mendorong kembali investasi

Mendukung pemulihan pasar tenaga kerja

Menstimulasi pertumbuhan sektor industri

Namun, para ekonom mengingatkan bahwa penurunan suku bunga terlalu cepat dapat memicu kembali gelombang inflasi.

Negara Berkembang Butuh Dukungan Lebih Besar

Tekanan eksternal seperti perlambatan perdagangan dan melemahnya mata uang menuntut negara berkembang melakukan reformasi struktural. Bantuan dari lembaga internasional seperti Bank Dunia dan IMF dinilai penting untuk menjaga stabilitas fiskal

> “Tanpa dukungan global, banyak negara berisiko tertinggal dalam pemulihan ekonomi,” ujar peneliti ekonomi internasional, Dr. Ahmed Ibrahim.



Prioritas utama negara berkembang saat ini adalah:

Menarik investor asing

Menguatkan UMKM

Menstabilkan nilai tukar

Mengelola utang dengan bijak

Teknologi Hijau Jadi Kunci Pertumbuhan Baru

Transisi energi menjadi sektor dengan peluang terbesar. Investasi pada teknologi hijau diprediksi mampu menciptakan jutaan lapangan kerja baru, mendorong inovasi, dan memperkuat ketahanan lingkungan.

Beberapa fokus utama:

Kendaraan listrik (EV)

Energi surya dan angin

Infrastruktur penyimpanan energi (baterai)

Pengembangan industri daur ulang

Indonesia disebut sebagai salah satu pemain penting dalam rantai pasok baterai global berkat cadangan nikel yang melimpah

Perdagangan Global Reorganisasi Arah Baru

Krisis geopolitik dan pandemi mengajarkan negara untuk mengurangi ketergantungan rantai pasok tunggal. Konsep “nearshoring” dan “friendshoring” semakin populer.

Artinya:

Produksi dipindah lebih dekat dengan pasar

Negara memilih mitra dagang yang stabil secara politik

Keamanan pasokan menjadi faktor utama

Ini membuka peluang baru bagi Asia Tenggara sebagai pusat manufaktur yang strategis bagi perusahaan global.

Optimisme Tetap Ada, Walau Tantangan Belum Usai

Kesimpulan utama dari perkembangan ekonomi global saat ini:

✅ Pemulihan terjadi, walau tidak merata

✅ Teknologi & energi hijau dorong pertumbuhan baru

⚠️ Risiko utang, geopolitik, dan inflasi tetap harus diwaspadai

Para analis berharap, tahun 2026 akan membuka fase stabilitas ekonomi yang lebih kuat jika kebijakan global berjalan konsisten.

> Ekonomi dunia berada

 pada titik transisi—terbuka untuk peluang besar namun juga rentan terhadap guncangan.

https://sripurwatiyansah.blogspot.com/2025/11/ekonomi-global-inflasi-federal-reserve.htmlhttps://sripurwatiyansah.blogspot.com/2025/11/ekonomi-global-inflasi-federal-reserve.html





Halaman 2 — Ekonomi Global Tahun 2025

Selain faktor kebijakan moneternya, perekonomian global saat ini juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi serta transisi energi bersih di berbagai negara.

Investasi besar-besaran pada kecerdasan buatan (AI), komputasi kuantum, dan robotik mulai menciptakan persaingan baru dalam produktivitas industri.

Namun, revolusi teknologi tersebut juga berpotensi menekan pasar tenaga kerja karena otomatisasi yang meningkat di sektor manufaktur dan layanan.

Sementara itu, negara-negara dengan ekonomi berkembang berupaya menarik lebih banyak investasi asing untuk memperkuat sektor energi terbarukan. Hal ini sejalan dengan komitmen global dalam mengurangi emisi karbon.

Para analis meyakini bahwa tahun 2025 menjadi tahun penentu arah ekonomi dunia, apakah terjadi pemulihan yang stabil atau justru menghadapi tekanan baru.

p> ⬅️ Kembali ke Halaman 1

Ekonomi global, inflasi, Federal Reserve, harga komoditas, pertumbuhan ekonomi Asia, outlook 2026

SUMBER: Ekonomi Global Menghadapi Tantangan Baru: Inflasi Menurun namun Ketidakpastian Masih Tinggi

Ekonomi Global | November 2025

Ekonomi global menunjukkan tren pemulihan yang lebih kuat pada kuartal keempat 2025, namun berbagai risiko masih membayangi, mulai dari melemahnya permintaan konsumsi hingga ketegangan geopolitik yang terus meningkat. Organisasi internasional seperti IMF dan Bank Dunia memperingatkan bahwa pemulihan saat ini sangat rapuh dan dapat terganggu oleh ketidakpastian kebijakan moneter serta fluktuasi harga komoditas.

Inflasi Global Mulai Terkendali

Sejumlah negara maju mencatat penurunan inflasi yang signifikan setelah serangkaian kebijakan pengetatan suku bunga yang dilakukan sejak 2023.

Bank Sentral AS, Federal Reserve, mencatat inflasi bergerak mendekati target 2%, setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam empat dekade. Sementara kawasan Eropa juga memperlihatkan tren serupa, meski pemulihan ekonominya masih tertinggal dibanding Amerika Serikat.



> “Inflasi sudah menurun, namun daya beli masyarakat belum pulih sepenuhnya,” ujar analis ekonomi global, Michael Hart.

Penurunan inflasi membuka peluang bank sentral untuk mulai memangkas suku bunga secara bertahap pada 2026.

China dan Asia Menjadi Motor Pertumbuhan

Negara-negara Asia, khususnya China, India, dan kawasan Asia Tenggara, menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi global tahun ini.

China mencatat pemulihan konsumsi domestik

Indonesia dan Vietnam mengalami peningkatan ekspor manufaktur

India terus memperkuat sektor digital dan teknologi

Namun, ketegangan perdagangan antara AS dan China masih dapat memberikan tekanan pada rantai pasok global.

Harga Komoditas Masih Berfluktuasi

Harga energi dan pangan dunia masih sulit diprediksi.

Harga minyak bergerak di kisaran USD 80–90 per barel

Harga pangan masih tinggi akibat perubahan iklim dan hambatan logistik

Negara importir komoditas seperti Jepang dan sebagian negara Eropa diperkirakan akan merasakan tekanan biaya lebih besar pada sektor industri.

Outlook 2026: Berharap pada Stabilitas Kebijakan

IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global tahun 2026 berada di kisaran 3%, dengan syarat bahwa:

✅ Tren penurunan inflasi berlanjut

✅ Kebijakan fiskal dan moneter tetap terkoordinasi

✅ Risiko geopolitik tidak kembali memanas

> “Arah ekonomi global akan banyak ditentukan oleh kebijakan

 yang diambil dalam beberapa bulan ke depan,” kata Hart.

Walaupun inflasi global mulai terkendali, pemulihan ekonomi belum merata. Negara-negara berkembang di Asia menunjukkan kinerja positif, namun kawasan Eropa dan Amerika Latin masih menghadapi tekanan permintaan yang lemah.
Para ekonom menilai, pemulihan ekonomi kali ini bersifat “multikecepatan”.

> “Kita melihat pertumbuhan kuat di Asia, stagnasi di Eropa, dan ketidakpastian di Amerika,” ujar analis pasar global, Michael Hart.

Sentimen Pasar Keuangan Tetap Berfluktuasi
Kebijakan suku bunga yang masih tinggi membuat pelaku pasar berhati-hati dalam berinvestasi. Investor global lebih memilih aset yang dianggap aman seperti dolar AS dan emas.
Indeks saham bergerak naik-turun tajam mengikuti data ekonomi
Nilai tukar mata uang negara berkembang rentan terhadap guncangan global
Aliran modal asing cenderung masuk ke pasar dengan stabilitas lebih baik
Situasi ini menimbulkan tantangan bagi negara berkembang dalam menjaga stabilitas rupiah dan cadangan devisa.

Perubahan Iklim Mulai Menekan Produksi Pangan Dunia
Selain isu moneter dan geopolitik, faktor iklim kini menjadi motor utama inflasi pangan.
Fenomena cuaca ekstrem menyebabkan:
Penurunan produksi gandum dan beras
Harga pupuk meningkat akibat konflik energi
Biaya logistik dan asuransi lebih mahal

Para ahli khawatir hal ini memicu krisis ketahanan pangan, terutama di Afrika dan Asia Selatan.

Transformasi Energi Menjadi Agenda Utama
Tren energi bersih menjadi pusat perhatian ekonomi global:
Investasi energi surya dan kendaraan listrik meningkat pesat
Negara produsen minyak mulai diversifikasi ekonomi
Perusahaan global didorong untuk menerapkan net-zero emission

Namun, peralihan cepat ini juga menimbulkan gesekan kepentingan antara industri lama dan teknologi baru.

Bagaimana Prospek Ekonomi Indonesia?
Indonesia diperkirakan tetap menjadi salah satu pilar penting pertumbuhan Asia Tenggara.
Investasi industri nikel dan baterai terus meningkat
Konsumsi domestik stabil
Ekspor komoditas strategis masih kuat
Meski begitu, volatilitas harga komoditas dan melemahnya ekonomi global bisa menahan laju pertumbuhan.
> “Tahun 2026 bisa menjadi era kebangkitan ekonomi Indonesia, asalkan reformasi struktural terus berjalan,” jelas pakar ekonomi ASEAN, Lina Chen.
---

Kesimpulan Besar: Stabil, Tapi Belum Aman
Ekonomi dunia pada 2025 berada dalam fase transisi penting:
✅ Inflasi menurun
✅ Kesempatan pemangkasan suku bunga mulai terbuka
⚠️ Namun risiko geopolitik, iklim, dan ketidakpastian pasar masih membayangi

Keberhasilan pemulihan sangat bergantung pada koordinasi kebijakan global dan kesiapan negara dalam menghadapi perubahan teknologi.
Tekanan Geopolitik Makin Mempengaruhi Arah Ekonomi Dunia

Di tengah ketidakpastian pemulihan global, geopolitik menjadi faktor besar yang menekan perekonomian dunia. Persaingan antara kekuatan besar seperti Amerika Serikat dan Tiongkok semakin memengaruhi perdagangan, teknologi, dan investasi internasional.

Sanksi ekonomi, pembatasan ekspor chip, serta persaingan di sektor energi membuat pelaku pasar semakin berhati-hati.

> “Ketika geopolitik mengontrol ekonomi, volatilitas akan menjadi kondisi permanen,” kata analis kebijakan global Sarah Dominguez.
---
Digitalisasi Keuangan Semakin Cepat
Bank sentral di berbagai negara mempercepat pengembangan mata uang digital (CBDC):
Negara Status CBDC Keterangan
Tiongkok Sudah berjalan Uji coba e-CNY semakin luas
Uni Eropa Tahap pengembangan Digital Euro ditargetkan 2027
AS Riset Belum menentukan jadwal peluncuran

Selain itu, aset kripto kembali menarik minat investor sebagai diversifikasi dari dolar AS, meski volatilitas tinggi masih menjadi tantangan.
---

AI dan Otomatisasi Mengubah Struktur Lapangan Kerja
Revolusi teknologi semakin memengaruhi pasar tenaga kerja.
Perusahaan-perusahaan global beralih ke kecerdasan buatan dan otomatisasi untuk efisiensi biaya.
Dampaknya:
Beberapa pekerjaan administratif mulai berkurang
Permintaan tenaga kerja teknologi meningkat pesat
Pemerintah mulai menyusun regulasi untuk melindungi pekerja terdampak
Ekonom memperingatkan adanya potensi kesenjangan ekonomi jika transisi tidak diatur dengan baik.
---

Utang Negara Mencapai Rekor Baru
Banyak negara selama pandemi melakukan pinjaman besar untuk menyelamatkan ekonomi — kini jatuh tempo mulai menekan anggaran.
Lebih dari 60% negara berpendapatan rendah berisiko gagal bayar
Pembayaran bunga menelan sebagian besar APBN
Reformasi fiskal menjadi syarat utama lembaga internasional seperti IMF
Kondisi ini dapat memicu krisis utang regional jika pertumbuhan ekonomi melambat.
---

Sektor Pariwisata Mulai Bangkit Kembali
Kabar baik datang dari sektor pariwisata yang menunjukkan pemulihan cepat, terutama di Asia Tenggara.
Jumlah wisatawan internasional hampir menyamai kondisi sebelum pandemi.
Indonesia, Thailand, dan Jepang menjadi destinasi yang pertumbuhannya paling kuat didorong:
Peningkatan penerbangan internasional
Event olahraga dan kebudayaan
Kampanye promosi digital
Sektor ini menjadi harapan baru bagi negara berkembang dalam menambah devisa dan lapangan kerja.
---

Prospek ke Depan: Dunia Menuju Era Baru Ekonomi
Gabungan faktor:
✅ Inovasi teknologi
✅ Transisi energi
✅ Pemulihan perjalanan global
⚠️ Risiko geopolitik dan utang
membuat perjalanan ekonomi dunia penuh peluang sekaligus tantangan.

> Para analis sepakat: tahun-tahun mendatang akan menjadi periode penentu apakah ekonomi global dapat memasuki fase pertumbuhan yang lebih hijau, inklusif, dan stabil.
Tekanan Geopolitik Makin Mempengaruhi Arah Ekonomi Dunia

Di tengah ketidakpastian pemulihan global, geopolitik menjadi faktor besar yang menekan perekonomian dunia. Persaingan antara kekuatan besar seperti Amerika Serikat dan Tiongkok semakin memengaruhi perdagangan, teknologi, dan investasi internasional.

Sanksi ekonomi, pembatasan ekspor chip, serta persaingan di sektor energi membuat pelaku pasar semakin berhati-hati.

> “Ketika geopolitik mengontrol ekonomi, volatilitas akan menjadi kondisi permanen,” kata analis kebijakan global Sarah Dominguez.
Sumber👇





➡️ Lanjut ke Halaman 2

Sabtu, 31 Mei 2014

Aksiologi : Ilmu dan Moral,Tanggung Jawab Sosial Ilmuwan, dan Revolusi Genetik Oleh: Sri Purwati



Aksiologi : Ilmu dan Moral,Tanggung Jawab Sosial Ilmuwan, dan Revolusi Genetik
Oleh: Sri Purwati


Ilmu dan Moral
Pengertian ilmu menurut kamus bahasa Indonesia adalah pengetahuan tentang suatu
Menurut Endrotomo (2004) ilmu merupakan suatu aktivitas tertentu yang menggunakan metode tertentu untuk menghasilkan pengetahuan tertentu. Menurut Suriasumantri (2007) : ilmu sudah terkait dengan masalah-masalah moral namun dalam perpektif yang berbeda”.

Pengertian moral menurut kamus bahasa Indonesia adalah ajaran tentang baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban; akhlak, budi pekerti; susila’ Secara umum pandangan yang ada mengenai moralitas adalah penilaian sesuatu itu baik atau buruk. Filosof Yunani Aristoteles (Kurtiness dan Gerwitz,1993) menyatakan bahwa moralitas adalah hidup yang tertuang dalam perilaku yang benar, yaitu perilaku yang benar dalam hubungannya dengan orang lain maupun dengan dirinya sendiri.

Tanggungjawab Sosial Ilmuwan
lmu merupakan hasil karya seseorang yang dikomunikasikan dan dikaji secara luas oleh masyarakat. Jika hasil karyanya itu memenuhi syarat-syarat keilmuan, maka karya ilmiah itu akan menjadi ilmu pengetahuan dan digunakan oleh masyarakat luas. Oleh sebab itu, ilmuwan memiliki tanggungjawab besar, bukan saja karena ia adalah warga masyarakat, tetapi karena ia juga memiliki fungsi tertentu dalam masyarakat. Fungsinya sebagai ilmuwan, tidak hanya sebatas penelitian bidang keilmuan, tetapi bertanggungjawab atas hasil penelitiannya agar dapat digunakan oleh masyarakat, serta bertanggungjawab dalam mengawal hasil penelitiannya agar tidak disalahgunakan. Dihadapkan dengan masalah moral dan ekses ilmu dan teknologi yang bersifat merusak, para ilmuwan terbagi kedalam dua golongan pendapat (Suriasumantri, 2007), yaitu :
1.                 Golongan pertama menginginkan ilmu harus bersifat netral terhadap nilai-nilai baik itu secara ontologism maupun aksiologi.
2.      Golongan kedua sebaliknya berpendapat bahwa netralisasi ilmu hanyalah terbatas pada metafisika keilmuwan, sedangkan dalam penggunaannya haruslah berlandaskan nilai-nilai moral. Golongan ini mendasarkan pendapatnya pada beberapa hal, yakni : Ilmu secara factual telah dipergunakan secara destruktif oleh, Ilmu telah berkembang dengan pesat dan makin esoteric hingga kaum ilmuwan lebih mengetahui tentang ekses-ekses yang mungkin terjadi bila terjadi penyalagunaan, Ilmu telah berkembang sedemikian rupa dimana terdapat kemungkinan bahwa ilmu  dapat mengubah manusia dan kemanusiaan yang paling hakiki seperti pada kasus  revolusi genetika dan teknik perubahan social (social engineering). 

Ilmuwan mempunyai kewajiban sosial untuk menyampaikan kepada masyarakat dalam bahasa yang mudah dicerna. Tanggung jawab sosial seorang ilmuwan adalah memberikan perspektif yang benar: untung dan rugi, baik dan buruknya, sehingga penyelesaian yang objektif dapat dimungkinkan. Maka, ilmu secara moral harus ditujukan untuk kebaikan manusia tanpa merendahkan martabat atau mengubah hakikat kemanusian (Suriasumantri,2007).
Dibidang etika tanggungjawab sosial seseorang ilmuwan bukan lagi memberi informasi namun memberi contoh. Dia harus tampil didepan bagaimana caranya bersifat obyektif, terbuka, menerima kritikan, menerima pendapat orang lain, kukuh dalam pendirian yang dianggap benar dan berani mengakui kesalahan.
.
Rekayasa Genetika
Revolusi genetika merupakan babakan baru dalam sejarah keilmuan manusia sebab sebelum ini ilmu tidak pernah menyentuh manusia sebagai obyek penelaah itu sendiri.
Dengan peneltian genetika maka masalahnya menjadi sangat lain, kita tidak menelaah organ-organ manusia dalam upaya untuk menciptakan teknologi yang memberikan kemudahan bagi kita, tetapi melainkan manusia itu sendiri sekarang menjadi objek penelaahan yang akan menghasilkan bukan lagi teknologi yang memberikan kemudahan, melainkan teknlogi untuk merubah manusia itu sendiri. Apakah perubahan-perubahan yang dilakukan di atas moral dapat dibenarkan (Suriasumantri, 2007).

Aksiologi: Ilmu dan kebudayaan, perkembangan ilmu dan perkembangan kebudayaan nasional



Aksiologi: Ilmu dan kebudayaan, perkembangan ilmu dan perkembangan kebudayaan nasional

Oleh: Sri Purwati


Aksiologi
Aksiologi berasal dari bahasa Yunani axios yang berarti nilai dan logos berarti teori, jadi aksiologi adalah teori tentang nilai. Sedang Jujun (2003), aksiologi adalah teori nilai yang berkaitan dengan kegunaan dari pengetahuan yang diperoleh. Sedangkan dalam encyclopedia of philosophy diartikan sebagai nilai. Nilai yang dimaksud adalah sesuatu yang dimiliki manusia untuk melakukan berbagai pertimbangan tentang apa yang dinilai yang dalam teori filsafat mengacu pada permasalahan etika dan estetika.

Ilmu
Ilmu menurut The Liang Gie dalam Surajio (1987) adalah rangkaian aktivitas penelaahan yang mencari penjelasan suatu metode untuk memperoleh pemahaman secara rasional empiris mengenai dunia ini dalam berbagai seginya dan keseluruhan pengetahuan sistematis yang menjelaskan berbagai gejala yang ingin dimengerti manusia. Ilmu sebagai aktivitas ilmiah dapat berwujud penelaahan, penyelidikan, usaha menemukan atau pencarian.
  
Ilmu Sebagai Suatu Cara Berpikir
Berpikir ilmiah merupakan kegiatan berpikir yang memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu, yang memiliki dua kriteria utama, yaitu : Pernyataan harus logis dan didukung fakta empiris (Empiris: berdasarkan pengalaman dan pengetahuan). Kedua kriteria tersebut saling mengikat, yang pertama setiap pernyataan yang disampaikan harus logis dan diperolah dari fakta-fakta empiris, merupakan hakikat berpikir ilmiah. Dari hakikat ini, kita dapat menyimpulakan beberapa karakteristik ilmu : Ilmu mempercayai rasio sebagai alat untuk mendapatkan pengetahuan yang benar, akar berpikir yang logis yang konsisten dengan pengetahuan yang ada. Pengujian secara empiris sebagai kriteria kebenaran objektif. Mekanisme yang terbuka terhadap koreksi Maka disimpulkan manfaat yang dapat diperoleh dari karakteristik ilmu ialah rasional,logis,objektif dan terbuka dan kritis sebagai landasannya.

Ilmu sebagai Asas Moral
Kebenaran bagi ilmuwan mempunyai kegunaan yang universal bagi umat manusia dalam meningkatkan martabat ke manusiaanya.

Kebudayaan
Kebudayaan berasal dari bahasa Sangsekerta buddhayah yaitu bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal. Menurut Koentjaraningrat kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.

Ilmu dan Kebudayaan
Ilmu dan kebudayaan berada pada posisi yang saling tergantung dan saling mempengaruhi. Pada satu pihak perkembangan ilmu dalam suatu masyarakat tergantung dari kondisi kebudayaannya. Sedangkan dipihak lain , pengembangan ilmu akan mempengaruhi jalannya kebudayaan.Ilmu terpadu secara intim dengan keseluruhan sistem sosial dan tradisi kebudayaan. Keseluruhan kegiatan manusia erat kaitannya dengan pendidikan, sebab semua materi yang terkandung dalam suatu kebudayaan diperoleh manusia dengan sadar lewat proses belajar, secara belajarlah yang membuat transfer kebudayaan dari generasi yang satu kegenerasi berikutnya. Dengan demikian kebudayaan diteruskan dari waktu kewaktu : kebudayaan yang telah lalu bereksitensi pada masa kini, kebudayaan masa kini disampaikan ke masa yang akan datang. Selain itu, dengan ilmu dapat mendukung kebudayaan nasional suatu bangsa agar tetap terjaga dan lestari.
 

TUGAS INOVASI DAN DIFUSI PENDIDIKAN



Nama : Sri Purwati
Kelas : Jumat-Sabtu A

1.      Apa yang dimaksud difusi dan inovasi pendidikan?
2.      Bagaimana pengaruh sistem sosial terhadap difusi dan inovasi?
Jawaban
1.        Pengertian Inovasi Pendidikan
         An innovation is any idea, practice, or mate artifact perceived to be new by the relevant unit of adopt. The innovation is the change object. A change is the altera in the structure of a system that requires or could be required relearning on the part of the actor (s) in responseto a situation. The requirements of the situation often involve a res to a new requirement is an inventive process producing an invention. However, all innovations, since not everything an individual or formal or informal group adopt is perceived as new (Duncan, 1977:12)  Sebuah inovasi adalah gagasan, praktik, atau pasangan benda masa sebelumnya yang dianggap baru yang relevan dengan unit mengadopsi. Inovasi adalah perubahan obyek. Perubahan adalah altera di dalam struktur sistem yang requires atau dapat diperlukan relearning pada bagian dari aktor (s) dalam merespon situasi. Persyaratan dari keadaan tersebut sering melibatkan permintaan baru adalah proses yang penuh daya cipta menghasilkan sebuah ciptaan. Tapi tidak semua individu atau kelompok formal dan kelompok informal  yang mengadopsi dianggap sebagai suatu yang  baru.  
Ibrahim (1988) mengemukakan bahwa inovasi pendidikan adalah inovasi dalam bidang pendidikan atau inovasi untuk memecahkan masalah pendidikan. Jadi, inovasi pendidikan adalah suatu ide, barang, metode, yang dirasakan atau diamati berbagai hal yang baru bagi hasil seseorang atau kelompok orang (masyarakat), baik berupa hasil inverse (penemuan baru) atau discovery (baru ditemukan orang), yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan atau untuk memecahkan masalah pendidikan.
Sedangkan  M. Rogers (1983:11) menyatakan , An innovation is an idea, practice, or object that is perceived as new by an individual or other unit of adoption. It matters little, so far as human behavior is concerned, whether or not an idea is "objectively" new as measured by the lapse of time since its first use or discovery. The perceived newness of the idea for the individual determines his or her reaction to it. If the idea seems new to the individual, it is an innovation. inovasi adalah suatu ide, gagasan, praktek atau objek/benda yang disadari dan diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau kelompok untuk diadopsi. Dengan demikian dapat disimpulkan inovasi pendidikan merupakan suatu ide, suatu barang, suatu  metode, yang digunakan oleh seseorang sebagai  hasil yang dibuat oleh seseorang atau kelompok orang (masyarakat), baik berupa hasil inverse (penemuan baru) atau discovery (baru ditemukan orang), yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan atau untuk memecahkan masalah pendidikan.

Pengertian Difusi Pendidikan
Menurut Parker (1974), difusi adalah suatu proses yang berperan memberi nilai tambah pada fungsi produksi atau proses ekonomi. Porker juga menyebutkan bahwa difusi merupakan suatu tahapan dalam proses perubahan teknik (technical change). Menurutnya difusi merupakan suatu tahapan dimana keuntungan dari suatu inovasi berlaku umum. Dari inovator, inovasi diteruskan melalui pengguna lain hingga akhirnya menjadi hal yang biasa dan diterima sebagai bagian dari kegiatan produktif.
            Adapun menurut Suyatiningsih Difusi didefinisikan sebagai suatu proses dimana suatu inovasi dikomunikasikan melalui  saluran tertentu selama jangka waktu tertentu terhadap anggota suatu sistem sosial. Difusi  dapat dikatakan juga sebagai suatu tipe komunikasi khusus dimana pesannya adalah ide baru. Disamping itu, difusi juga dapat diangap sebaai suatu jenis perubahan sosial yaitu  suatu proses perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi sistem sosial.
            Sedangkan menurut Everett Rogers (1983), bahwa The essence of the diffusion process is the information exchange by which one individual communicates a new idea to one or several others‟ (Esensi dari proses difusi adalah pertukaran informasi dari  individu yang mengkomunikasikan sebuah ide baru kepada pihak
-pihak lain. Dengan demikian dapat disimpulkan, difusi merupakan upaya penyaluran informasi dari yang menyampaikan inovasi kepada pihak yang lain.

2. Pengaruh sistem sosial terhadap difusi dan inovasi
Konsep sistem sosial terdiri dari dua suku kata sistem dan sosial. Secara Etimologis, bahwa kata Sistem merupakan kata serapan yang berasal dari  bahasa Yunani yaitu systema. Menurut (Damsar, 2011),  sistem merupakan  suatu kelompok elemen-elemen yang saling berhubungan secara independen ( Saling ketergantungan)  dan konstan. Sedangkan kata sosial, salah satunya dapat  berakar  dari kata latin , yaitu socious yang berarti  bersama-sama, bersatu, terikat , sekutu berteman. Atau kata Socio yang bermakna menyekutukan, menjadi teman, mengikat atau mempertemukan. Secara Etimologis kata sosial  dimengerti  sebagai  sesuatu  yang dihubungkan atau dikaitkan dengan teman, pertemanan dan masyarakat.
Menurut Ibrahim (1988:68) Norma sebagai bagian dari sistem sosial akan berpengaruh terhadap kecepatan penerimaan inovasi. Norma yang berlaku dalam sistem sosial merupakan pedoman tingkah laku anggota sistem sosial yang ditaati. Norma memberikan petunjuk tentang standar perbuatan para anggota sistem sosial. (Ibrahim 1988:68). Apabila sebuah inovasi bertentangan dengan Norma maka akan mempengaruhi sebuah inovasi itu cepat diterima atau tidak. Hal ini sangat berhubungan dengan derajat kesesuaian (compatibility) inovasi dengan nilai atau kepercayaan masyarakat dalam suatu sistem sosial. Jadi, derajat ketidak sesuaian suatu inovasi dengan kepercayaan atau nilai-nilai yang dianut oleh individu (sekelompok masyarakat) dalam suatu sistem social berpengaruh terhadap penerimaan suatu inovasi tersebut.
Sistem sosial sangatlah berpengaruh terhadap proses difusi inovasi pendidikan. Sistem sosial yang berhubungan dengan sekelompok manusia memiliki tujuan yang sama akan saling bekerja sama  dalam memecahkan sebuah masalah. Selanjutnya Ibrahim (1988:70) menjelaskan  masyarakat sebagai kesatuan dari system sosial terdapat agen pembaharu yang bisa mempengaruhi sebuah difusi. Agen pembaharu merupakan pekerja profesional yang berusaha mempengaruhi klien atau sasaran inovasi  untuk mengambil keputusan mengikuti inovasi sesuai dengan tujuan yang akan dicapai oleh Lembaga Pembaruan dimana dia bekerja. Mereka yang termasuk agen pembaharu adalah  guru, penyuluh lapangan, pekerja sosial, juru dakwah, missionaris. 
Dalam pengertian yang lebih luas: penjaja dagangan, kader partai di desa, juru penerang, konsultan atau siapa saja yang berusaha menawarkan gagasan-gagasan baru, barang-barang baru atau tindakan-tindakan baru (inovasi) kepada anggota masyarakat dan berusaha agar orang-orang itu mengadopsi inovasi yang ditawarkan bisa disebut agen pembaru. Fungsi utama agen pembaru adalah: menjadi mata rantai penghubung antara dua sistem sosial atau lebih. Sebagai contoh, penyuluh pertanian lapangan adalah mata rantai yang menghubungkan dinas pertanian dengan para petani. Agen pembaru tidak selalu orang pemerintah, bisa juga orang swasta atau tenaga sukarela dalam menyampaikan berbagai barang atau ide pembaharuan untuk meningkatkan kualitas pertanian.